Daerah bagian dari Benua Afrika ini memang salah satu negara yang penuh dengan peradaban, khususnya kisah raja-raja yang begitu monumental. Ya, Mesir memang menyimpan sejuta misteri yang menarik para arkeolog juga ilmuwan untuk terus menggali cerita di balik gurun pasir itu.
Salah satu cerita yang paling terkenal adalah raja-raja Mesir yang begitu diagungkan, bahkan diceritakan seperti didewakan atau dituhankan oleh bangsanya. Pasti GanSis juga sering mendengar istilah Firaun. Ternyata istilah tersebut bukanlah merupakan gelar untuk satu orang saja, tetapi juga banyak raja-raja lainnya yang dianggap raja di jajaran tertinggi. Bahkan bukan hanya pria, Firaun pun pernah menjadi panggilan untuk beberapa pimpinan bangsa tersebut. Nah, berikut ini lima Firaun wanita yang memimpin negara piramid tersebut.
1. Cleopatra

Ternyata wanita bernama Cleopatra ini tidak hanya menjadi ikon kecantikan dunia tetapi juga menjadi seorang ratu saat usianya menginjak 18 tahun setelah ia menikahi saudara kandungnya sendiri yang berumur 12 tahun yang kemudian menjadi Ptolemeus XIV. Budaya ini merupakan hal biasa di kalangan bangsanya kala itu mengingat sebagai Pharaoh yang dianggap keturunan dewa diharuskan menikah dengan darah yang sama.
Cleopatra wafat pada usia 39 tahun pada 30 SM. Ia merupakan Firaun wanita terakhir yang menggunakan 'kecantikan' sebagai senjata menaklukkan lawannya. Seperti halnya Kaisar Romawi, Julius Caesar yang tunduk padanya waktu itu.
2. Nefertiti

Awal kekuasaan Nefriti menjadi Firaun karena ditinggal wafat oleh suaminya Akhenaten sebagai raja sebelumnya. Sebetulnya memegang kekuasaan sementara sebelum adanya Firaun Tutankhamun. Nefriti salah satu Firaun yang paling religius, terbukti waktu itu bangsanya begitu taat pada satu dewa yang disebut Aten.
Dikenal sebagai penguasa Sungai Nil dan putri para dewa, Nefertiti memiliki kekuasaan penuh pada masanya dan diyakini memiliki status yang sama dengan Firaun sendiri.
Nafertiti awalnya merupakan seorang istri dari Firaun bernama Akhenaten. Namun setelah suaminya meninggal dunia, Nefertiti memegang kekuasaan itu sementara waktu sebelum ada Firaun baru bernama Tutankhamun naik tahta dan memerintah Mesir kuno dengan sangat hebat.
Nyaris terlupakan sejarah, Nefertiti kembali diketahui banyak orang pasca ditemukannya patung manusia di toko seni Amarna pada tahun 1912 atau Altes Museum Berlin untuk masa sekarang.
3. Hatshepsut

Merupakan Ratu Firaun paling lama dan jaya masa kekuasaannya dibandingkan dengan Firaun wanita lainnya. Kekuatannya terletak pada harta kekayaan yang melimpah pada waktu itu. Sehingga ia mampu membangun bangunan bersejarah tak tersaingan selama 1000 tahun, yaitu Kuil Hatshepsut dan Kuil Karnak.
Pada tahun 1458 SM ia dinyatkan meninggal karena menderita kanker tulang, disinyalir dari lotion yang sering ia gunakan mengandung zat beracun karsinogen dalam botolnya.
4. Sobekneferu

FIraun wanita satu ini cukup nyentrik karena dandanannya mengenakan pakaian pria saat bertugas sebagai ratu. Mungkin karena dikelilingi para penasihat pria waktu itu.
Ia juga membangun citra dirinya dengan simbol patung dewa menggunakan tradisional dan simbol janggut lancip sebagai tanda kebesaran raja.
Ahli sejarah Mesir Kuno mengakuinya sebagai Firaun wanita paling sukses. Ia memerintah pada Dinasti ke-18 mulai tahun 1473 SM. Ia memerintah Mesir sekitar empat tahun sebelum akhirnya digantikan oleh Firaun pria yang masih berdarah Amenemhat III.
5. Twosret

Firaun wanita satu ini kelak berjuluk "Putri tercinta Dewa Amun (Dewa Mesir)" atau Site Maryamun alias Twosret yang merupakan Firaun terakhir Dinasti ke-19 Mesir.
Setelah dilakukan penelitian oleh University of Arizona, diprediksi bahwa ia memerintah Mesir Kuno selama 9 tahun
Penggalian yang dilakukan oleh University of Arizona dalam ekspedisi Mesir, di kuil Gournah memiliki dugaan kuat bahwa memerintah selama 2 atau 3 tahun sebagai Firaun wanita Mesir Kuno di tahun 9 Masehi ketika sering terjadinya peperangan perbutan wilayah Troy.
Tempat ia dikebumikan berada di daerah lembah yang sangat dalam. Bahkan isi peti matinya telah digunakan kembali untuk mengubur Amenherkhepeshef. Meski demikian patung dari Twosret ditemukan di daerah Heliopolis dan juga Thebes.
Begitulah GanSis kisah 5 wanita yang pernah menguasai negara zaman dulu. Berarti emansipasi sebetulnya sudah ada sejak lama, mungkin beda istilah saja ya.
Tunggu update2 Berita seputar Viral/Fakta di blog ini ya.
Kasih saran dan Kritik kalian di kolom komentar yaa . Terimakasih ^^
facebook : rianylien
instagram : lienriani


